First blog post

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Masuk Kelas Khusus Internasional Universitas Indonesia (KKI UI)?

Hai, hari ini gue mau cerita tentang gimana gue bisa masuk FEB KKI UI, kalo mau lebih panjangnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Kelas Khusus Internasional Universitas Indonesia.

Dari mana gue tau ada program ini di UI? Dari nyokap gue. 
Nyokap gue tau dari mana? Dia tau dari temennya yang anaknya kki juga tapi teknik.
Sebelom lo memutuskan untuk masuk kki, ada beberapa hal yang musti lo consider, antara lain:

  1. -MAHAL: kki ini termasuk program PPKB, gue lupa singkatannya dari apa pokoknya intinya kita bayar lebih mahal karena subsidi silang, jadi mahasiswa PPKB itu bayar lebih mahal untuk mensubsidi teman-teman kita yang bayar lebih murah, atau berkekurangan. Selain KKI, program ppkb itu kayak program paralel. Uang pangkal buat FEB KKI itu 33 juta, dan uang semesterannya 30 juta. Kalo yang teknik kayaknya lebih murah, sekitar 20 juta. Gue bukan pamer tapi ini kenyataannya… Gue juga kaget karna pas daftar gatau apa2 :’)
  2. – FULL BAHASA INGGRIS: kita pake full bahasa inggris, kecuali pelajaran kayak MPKT, agama, MMI. Karena pas mau masuk kki juga butuh TOEFL sama IELTS , kalo gasalah toeflnya minimal 500, ielts 5,5.
  3. -UNIVERSITAS TRANSFER: buat program dual degree, kita nanti bakal transfer ke luar negri di tahun ke 3 kita. Kalian harus research juga, jurusan kalian bisanya transfer ke univ apa aja. Kalo yang jurusan manajemen sama ilmu ekonomi sih pilihannya lumayan banyak. Tapi kalau akuntansi, cuma ada di australia, karena sejauh ini yang sistem akuntansinya sama kayak Indonesia dan partner sama UI baru univ-univ di australia. Buat yang single degree nanti ke luar negeri juga, tapi 1 semester doang dan universitasnya bebas.

Nah sekarang gue bakal kasih tau tahap-tahap masuk ke program kki lewat jalur talent scouting. Talent scouting itu sejenis undangan, tapi buat yang kki. Hal2 yang harus lo lakukan adalah:

  1. Tanya ke orang sekolah kalian yang melayani di bagian ini, biasanya guru BP. Tanya apakah sekolah kalian dapet jatah program talent scouting ini, jatahnya berapa orang, terus lo ngetag aja.
  2. Kalo lo udah mastiin sekolah lo dapet jatah, lo minta guru bpnya daftarin, nanti kepala sekolah sama guru bpnya bakal daftarin kita ke ui nya, nanti lo bakal dapet username sama password buat account lu.
  3. Kalo udah dapet, lo isi apa aja yang musti diisi, kalo pas gue sih kayak pas foto, scan ktp, rapot, scan toefl/ielts, trus yang paling ribet, essay. Essaynya musti tulis tangan dan cuma 1 halaman, isinya tentang ya kenapa mau masuk ui dll. Bikin essaynya kalo bisa jangan terlalu deket deadline karna jadinya panik dan gak maksimal.
  4. Kalo semua udah beres, submit, dan berdoalah kalian keterima.
  5. Pengumuman talent scouting biasanya deket2 pengumuman undangan, sekitar seminggu setelah pengumuman jalur snmptn.
  6. Jalur tes: daftar simak kki

So, bagaimana? Siap masuk KKI UI?

Trend jalan-jalan “Back to the Nature”

Halo, jadi gue minggu lalu jelajah pulau ke pulau Rakata, alias pulau Anak Krakatau. Sejak saat itu gue perhatiin di instagram dkk, semua orang juga kayak jalan-jalan jelajah alam. Maka dari itu gue simpulkan, sekarang ini ternyata lagi jaman “Back To the Nature.” gue tau trend ke pulau udah muncul dari tahun 2014 , tapi baru benar-benar marak sekarang kalo gue liat.

Dari sini gue mengambil beberapa kesimpulan kenapa orang-orang jaman sekarang suka mengikuti trend kembali ke alam ini.

  1. Lebih Murah

Mungkin gak semua wisata ke alam ini murah, contohnya Raja Ampat, Papua yang you know bisa jutaan. Itu karena dia udah di manage sama perusahaan luar negeri. Kalau seperti pulau-pulau di Kepulauan Seribu, Lampung, Bromo itu masih di urus sama orang lokal jadi lebih murah. Di sisi lain tapi fasilitasnya jadi gak terlalu canggih, transportasinya agak lambat dan terkesan risky. But come on, isn’t that the fun part?

2. Buat pamer di sosial media

Apa yang dilakukan orang orang begitu sampai di tempat tujuan dan melihat pemandangan alam yang luar biasa indah? Foto dong, pastinya. Biar feeds instagramnya makin bagus.

3. Lebih mudah

sekarang sudah banyak travel agent yang menyediakan paket liburan ke tempat wisata-wisata alam ini, sehingga orang yang punya duit tapi gak mau repot juga bisa liburan ke sini

4. Kesadaran orang akan negeri Indonesia yang indah ini

menurut gue ini merupakan pertanda positif bahwa rakyat Indonesia mulai mencintai negaranya dengan cara lebih suka jalan-jalan di negaranya sendiri. Ini juga pasti pertanda berhasilnya Menteri Pariwisata dalam menggalakan wisata ke Indonesia. ngapain capek-capek ngambil perhatian turis kalo rakyatnya sukanya jalan-jalan ke luar negeri? dengan slogan #loveindonesia dan #exploreindonesia, gue akui ini ngena banget.

so itu kesimpulan gue, ini shot gue di gunung krakatau!

 

MH17_helen_Anak gunung yang membantu menyampaikan keindahan induknya

Some thoughts on 13 Reasons Why

source-fan2.jpg

So there’s this series called thirteen reasons why, about a wallflower guy Clay Jensen who finally received series of tape about why his high school crush Hannah Baker and why she committed suicide. It airs on Netflix. Besides its heavy critics on glorifying suicides, I think this TV show is so good and emotional, and have good messages behind it. I finished the whole season 1 in just 2 days. Once you watch it you’ll be like “next, next, one more, just one more” haha. And each character in the show has strong personalities, the wallflower, the jerks, the oh-so-discipline, the bitch, etc. My favorite, of course, Clay Jensen. I just have that special feelings about a wallflower character, especially when he’s handsome, HAHA. The series shows the suicide issue from different of point of views. From the perspective of Hannah Baker herself, the people who she thought responsible for her suicide, the parents, the school, and etc. How your big irresponsible act could cause bigger than you could imagine.

Most people still think that suicides are only done by weak spoiled kid who are not brave enough to face the world and 13 reasons why shows that sometime their pain is bigger than you could imagine, like the world itself goes against you, and how many times you tried to get up on your own but someone just keep letting you down? If you’re a religious people maybe we’ll think like “that’s because they don’t know God” but you know you cannot judge like that because this people, are sometime someone you don’t know and just get popular after their suicides. So i mean just put aside the religious thing because it would lead to different genre of film, universality, remember? And USA is a liberty country so whatever. Rather than blaming Hannah Baker for being too weak, i would rather take this tv show as a lesson that no matter what, be kind to all people. It may be only a formality or maybe just a little act of friendliness, but you don’t know how precious it is for someone who needed it.

I was once a bully on my JHS. Not that physical bully, i didn’t even know i was bullying, i thought i’m doing the right thing. When someone tries to join my group on lunch break, i’ll be ignoring them and even kicked the one who really nice to us just because they are seeking for attention too much. I regret doing it, turns out her life was quite a drama, her father left her mom, her boyfriend kept making her skip class, and really, nobody likes her so that she doesn’t have any real friends. The guys like to accompany her tho, making her even more like a flirty, but now i’m really really struggling on not judging people too much. I don’t know but i think.. Judging is all we do everyday, rights. We make assumptions and let stereotype controls our view. That’s not good.

For the people who needed support, i hope if real lifes suck maybe you could try online? People online has wider scope with different point of view, so if you keep searching i bet you’ll find one. And please don’t do suicides, i mean no matter how suck life is, it happens only once. One day, you don’t know when, maybe years later, if you survived the hurricane that means you’re ready for the great things and it will surely come. I mean, there’s no disaster that doesn’t over right? You won’t know what better things could come if you end your life now. And please, do think about others who love you. Do not make assumptions, do not blame your self either.

OMG sorry for the shitty shit, but this show shouldn’t be taken the wrong way, and definitely a must watch TV show!

White and Black

0475f56261bf77974638bdb4c47f76a2

White is the brightest color.

It symbolize purity and holiness.

Even angel is depicted with white.

The color matches with every other color

and soften them.

Gosh, even a color as strong as red turns pink.

Seems like a perfect color huh?

But once white gets tainted

it could never turn pure again.

 

Well black, you see,

this color represents darkness,

painfulness and deep scar.

It  drags other color gloomier.

But somehow it also matches other color,

just like white.

Black might be scary

but it symbolize strength, consistency, and endurance

for it stays black

no matter what force sways.

 

Elena Gnesha- 2nd July 2016

BOOK REVIEW: CRITICAL ELEVEN by Ika Natassa

Hai, gue baru coba bikin blog, blm perkenalan, tp somehow pengen ngepost sesuatu so here it is hohoho

Gue beli buku ini udah lama. Jadi waktu itu taon lalu pas masih SMA,  nyokap gue udh suruh gue masuk akuntansi UI internasional aja, tapi kan takut ga keterima, jadinya gue cari cadangan di prasmul. Tesnya ya lumayan susah, tp puji Tuhan gue lumayan bisa, mirip2 UN mat SMP gitu, ya requires logika2 gitu. Kalo di prasmul itu kalo tes lo bagus, lo berkesempatan buat dapet beasiswa, dari 50%-100%. Trus pas pengumuman, ternyata gue masuk di 4 org yang bisa ambil beasiswa ituu. Nah tapi kan kayak musti ngisi2 formulir, nah di formulir itu ada suruh ngisi tentang 2 buku favorit, serta alasannya. Dalem hati “mampus gue, buku yang pernah gue baca kan cuma komik sama novel”. Jadi gue ngajak nyokap ke gramed buat beli buku yang rada bermutu dikit lah, yakali gue nulis buku favorit gue komik one piece dan hai miiko, kan galucu bets.

Pas di gramed, gue memutuskan untuk beli buku Tiongkok wise stories, since gue suka sama cerita2 jaman dulu leluhur gue ini. Nah, sambil liat2, gue beli beberapa buku juga, kayak buku latian sbmptn ipa(karna gue anak ipa) dan ips (karna gue mau masuk ke jurusan ips:akun). Trus gue liat2 lagi, nah gue liat nih buku critical eleven. Dari judulnya aja udah menarik kan, kayak penasaran gitu, ini buku tentang pesawat jatoh kah, atau tentang kesaksian pramugari yang selamat dari pesawat jatoh (gue pernah denger kesaksian gitu di gereja), atau lain2nya tentang pesawat. Anyway itu ada di tempat best seller dan akhirnya gue masukin itu ke tas gramedia gue. Abis itu nyokap liat kan “kamu baca novel bahasa inggris juga dong, biar belajar.” So gue nyari paper towns, yang pas itu lagi ngehits, tapi ga nemu yang bahasa inggris.. Jadi gue random picking buku john green yang lainnya which was happened to be “The Abundance of Katherines”, buku ini bakal gue bahas di post selanjutnya.

Soo setelah cerita panjang diatas, jadi ini pendapat gue tentang buku critical eleven:
Unyu bangeeet. Gue suka cara ika natassa yang ngejelasin tokohnya dengan sangat detail, dari POV masing-masing. Pas awal-awal baca pasti lo akan bingung kenapa si anya benci banget sama ale yang perfect like that tapi as you read the book you’ll understand. Menurut gue bukunya agak slow, alurnya slow tapi deep, rasanya kita bener2 ngerasain apa yang dialamin sama si tokoh. Pas flashback ke moment2 indah, jadi senyum2 sendiri. Dan sang author menggambarkan dengan jelas alasan dari semua tindakan dan emosi si tokoh. Jadi critical eleven ini tuh tentang kakaknya Harris dari Antologi rasa, yaitu Aldebaran Risjad(ale) dan istrinya Tanya Baskoro(anya). Ngeliat dari ekspresi temen gue yang fangirlingan baca antologi rasa, critical eleven kayaknya lebih dewasa, secara tokohnya juga orang dewasa. Minusnya cuma paling ceritanya agak slow aja sampe lo bingung sendiri ini kapan majunya, tapi nanti lo juga bakal kebawa sama suasana bukunya haha. So afterall gue suka banget sih sama buku ini, ternyata bukunya bukan tentang pesawat jatoh atau apa, and i can’t wait to watch the movie!